Sabtu, 07 Maret 2015

Tidak Akan Pernah "Sudah"

Hujan hari ini bercerita tentangmu. Kamu selalu mencari tempat sembunyi ketika gemuruh di langit. Jejak kaki di lantaiku tak terhitung.
Meski kita bertemu setelah menjalani sejumlah usia, aku paham, ada luka dan takut yang kau simpan dibalik senyum ketika ingin masuk tanpa mengetuk pintu.
 "Kau tidak sopan..!!" Kataku.
Tapi kau tak mau tau, dan melangkah masuk terburu-buru.
 "Ini hanya hujan air" Aku berujar sambil tersenyum. 
Lalu matamu menjelaskan bahwa tidak sesederhana itu. 
Hujan itu adalah belati bagimu. Sayup- sayup gemuruh di langit adalah  amarah masa lalu yang membuangmu.
Aku pernah menulis soal "menyudahi banyak kisah" dan ada banyak kisah yang harus aku (mungkin semua orang) selesaikan dalam hidup. Tapi tidak denganmu. Tidak akan ada kesudahan antara kamu dan aku. 
Terimakasih tidak akan cukup untuk kesabaran yang ku capai karenamu. Tidak ada harta yang pantas ditukar dengan persahabatan ini.
Yaaa kita tau.... tidak akan pernah "sudah"

Tidak ada komentar: